FLOBAMORAku MENANGIS

 FLOBAMORATAku MENANGIS

Awan hitam menyelimuti seluruh persada nusaku...

Air yang mengalir dari langit Mu tak kenal henti. 

Memburu bak meteorit menghujam bumi, menukik menerobos pekatnya malam...

Angin manja berubah jadi penghancur, terbangkan atap laksana jet tempur..

Dari Nusa Bunga hingga Nusa Kenari.

Ujung Timor hingga ke tanah Sumba

Dalam kegelapan dan keheningan yang mencekam...

Ya Allah, 

Adonara ku tak mampu menampik takdirmu

Berjuang menantang kerasnya badai, 

Pantar menderu beradu dengan pekatnya malam, 

Meluluhlantakkan segalanya.

Tanpa peduli hati ini terluka..

Tak tahu ke mana hendak berlindung, 

Ruang gerakku tak bisa ditemukan...

Hilang bersama gelombang pasang...

Pekik takbir berkumandang kuat kan jiwa hadapi cobaan..

Sang Kambaniru pun tak mau kalah. 

Beradu acting dengan manisnya Benenain

Lambang kebanggaan tanah Humba, 

Pusaka Timor yang termasyur

Berani tampil dengan ganasnya tertutup lumpur penuh luka...

Jalan terputus diterjang derasnya sungai. 

Pantai terjebak ganasnya gelombang pasang 

Tak ada celah untuk berjejak

Kudaku teriaak mencari arah untuk kembali

Kandang terhimpit batu dan lumpur...

Langkah terjebak pusaran air

Berlindung dan berserah pada Ilahi


Menanti hati ikhlas berbagi

(Home, 04 April 2021, 15. 32 WITA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERSABARLAH DAN JANGAN MENYERAH

RINDUKU TAK TERBATAS

MERDEKA BELAJAR ORANG FLORES